Renungan

Tanggal: 17 Jul 2017
Ayat Alkitab: Roma 8:18-30

Kebaikan dari Penderitaan

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Roma 8:29

Paulus menyatakan fakta bahwa penderitaan memang tidak bisa dihindari. Penderitaan adalah buah dari dosa manusia. Tuhan telah mengutuk manusia yang berdosa sehingga manusia harus hidup di dunia yang terkutuk ini dengan susah payah (ay. 20; bdk. Kej. 3:17-19). Dengan susah payah manusia harus menjalani hidup yang tak lepas dari penderitaan. Kemalangan, kesakitan, kesusahan, dan kesengsaraan merupakan bagian dari penderitaan. Bersyukur Tuhan itu Mahakasih. Dia tidak selamanya membiarkan penderitaan berlangsung. Tuhan akan mengembalikan kondisi yang rusak menjadi seperti semula - bukan hanya manusia tetapi semua makhluk yang Tuhan ciptakan di dalam kemuliaan-Nya kelak (ay. 19-22).

Lalu, bagaimana cara umat Allah menyikapi penderitaan di dalam dunia ini? Pertama, menantikan kemuliaan Tuhan dengan tekun (ay. 25). Ketekunan yang dimaksud adalah kesabaran, ketabahan, dan tetap bertahan walaupun berat dalam menghadapi tantangan penderitaan. Tetap setia dan beriman kepada Allah serta berfokus pada pengharapan kemuliaan sorgawi yang indah dan mulia. Kedua, menyadari bahwa Roh Kudus selalu menopang dan menolong setiap umat Allah dalam menghadapi penderitaan (ay. 26). Roh Kudus juga menjadi perantara untuk menyampaikan keluhan-keluhan umat-Nya yang tak terucapkan karena beratnya pergumulan yang dihadapi. Ketiga, memahami bahwa penderitaan yang dialami menjadi “batu loncatan” untuk menjadi lebih baik dari pada kondisi sebelumnya (ay. 28). Penderitaan menjadi api penyucian yang menguduskan dan mengoreksi setiap karakter kita yang tidak baik untuk menjadi serupa dengan Kristus. Serupa dengan Kristus adalah memiliki karakter-karakter seperti Kristus, antara lain sifat rendah hati, rela berkorban, pengampun, kasih, belas kasih, dan sebagainya. Dengan semakin serupa Kristus, kehidupan kita dapat menjadi saksi yang menyatakan siapakah Kristus yang sebenarnya.

Kesimpulan yang bisa kita dapatkan, yakinlah bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu yang kita alami untuk kebaikan kita. Pergumulan dan penderitaan yang kita hadapi, Tuhan izinkan terjadi adalah demi perbaikan di dalam hidup kita dan mengubahkan karakter kita sehingga semakin serupa dengan Kristus.

PENDERITAAN YANG DIIZINKAN TUHAN ADALAH BATU ASAH YANG MEMPERTAJAM KITA


Lihat Arsip Renungan
Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah

~ Amsal 3:9

Visi GII Hok Im Tong
Menjadi sebuah gereja yang berkenan di hati Tuhan, mempersembahkan yang terbaik bagiNya, mencapai kualitas dan kuantitas pelayanan yang berkembang, agar dalam dinamika dapat menggerejakan keluarga dan mengkeluargakan gereja bagi kemuliaan Allah.
Rekening Persembahan
BCA
514.003.0700 a/n GII Gardujati
CIMB Niaga
205.01.00018.00.1 a/n GII Hok Im Tong
OCBC NISP
073.800.00005.8 a/n Gereja Injili Indonesia
Sekretariat
Jl. Gardujati no. 51
Bandung 40181
Tel. (022) 6015276
Fax. (022) 6015275
Email: gii@hokimtong.org
Website: http://hokimtong.org
©2017 GII Hok Im Tong