Tema Sepekan

ilustrasi tema sepekan
25 Juni - 1 Juli 2017

DIPIMPINNYA UNTUK BERBUAH Galatia 5:16-26

EKSPRESI PRIBADI

Pemimpin CG menyiapkan beberapa gambar pohon dan beberapa gambar buah-buahan yang dihasilkan oleh pohon-pohon tersebut. Lalu setelah gambar-gambar itu disusun secara acak, setiap anggota CG diberi tugas untuk memasangkan gambar pohon tersebut dengan gambar buah-buahan yang di hasilkan dari pohon-pohon tersebut secara tepat. Sebagaimana pohon-pohon tersebut yang menghasilkan buah pada musimnya, kehidupan rohani kita pun seharusnya mengalami pertumbuhan yang ditandai dengan adanya kehidupan yang berbuah.

EKSPLORASI FIRMAN

Paulus menegaskan sebuah tesis yang seharusnya tidak bisa disangkal oleh siapapun, bahwa ketika seseorang sudah dimerdekakan dari belenggu dosa (Gal 5:1), maka kemerdekaan itu tidak dapat menjadi sebuah lisensi baginya untuk bebas melakukan dosa sesuka hati. Justru seharusnya hidupnya mengalami transformasi seturut dengan tujuan dimana ia dimerdekakan, yaitu hidup bagi Kristus dan menyenangkanNya. Seperti sebuah pohon, yang tujuan hidupnya adalah untuk menghasilkan buah-buah yang semestinya dihasilkan. Demikian pula, setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kehidupan yang berubah dan berbuah. Hal itu menjadi mungkin melalui kehadiran Roh Kudus yang diam di dalam kita untuk menolong kita menuju sebuah kehidupan yang Allah kehendaki. Bagian kita adalah, menyerahkan diri untuk dipimpin oleh Roh.

Hidup dipimpin oleh Roh mengatasi keinginan daging

Ketika Roh memimpin hidup, hal itu memungkinkan bagi kita untuk mengatasi keinginan hawa nafsu kedagingan, “hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (ay. 16) Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh. Keduanya tidak dapat berdampingan dan sama-sama “hidup” dalam tubuh kita. Roh memampukan kita untuk menang dan bahkan mematikan keinginan daging yang berupaya untuk mendominasi hidup, sehingga menghasilkan buah-buah perbuatan dosa, yang sebenarnya tidak ingin kita lakukan. Paulus ingin menegaskan bahwa kemenangan itu tidak dapat diperoleh dengan kekuatan dan kehendak kita sendiri, melainkan karena kuasa Roh Kudus.  

Hidup dipimpin oleh Roh melepaskan diri dari kuk tuntutan hukum Taurat

Paulus mengatakan bahwa, hidup dipimpin oleh Roh berarti hidup kita bebas dari belenggu hukum Taurat, “Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat” (ay. 18) Ketaatan secara legalisme terhadap hukum Taurat tidak sanggup mengatasi belenggu kedagingan dan mendatangkan keselamatan. Justru sebaliknya. Legalisme semakin menjerat seseorang di dalam kedagingan, dengan berupaya mentaati hukum Taurat menurut kedagingan, caranya sendiri, dan tujuannya adalah untuk mendapatkan pujian dari manusia. Ditambah lagi, tidak ada seorang pun yang dapat menaati hukum Taurat secara sempurna, selain hanya Kristus yang dapat menggenapinya secara sempurna dan tuntas (Rm 8:3; bdk Mat 5:17).  

Hidup dipimpin oleh Roh menghasilkan buah Roh

Paulus mengatakan bahwa tanda kehidupan yang dipimpin oleh Roh, tidak hanya, sanggup mengalahkan kedagingan sehingga tidak melakukan perbuatan-perbuatan kedagingan yang jahat dan menajiskan hidup, tetapi secara positif tampak dari sebuah kehidupan yang produktif, yaitu menghasilkan buah Roh. Kata “buah” disini berbentuk tunggal, namun memiliki 9 cita rasa. Artinya buah Roh itu bersifat integral, saling terkait satu dengan yang lain, walau memiliki wujud 9 karakter yang berbeda. Dengan demikian, ketika Roh Kudus memimpin hidup kita, maka dalam diri kita akan menghasilkan buah-Nya secara keseluruhan, yang tentunya hal itu terjadi dalam sebuah proses. Sebagaimana pengertian “buah” yang tumbuh dari adanya sebuah kehidupan dan pertumbuhan, demikan pula buah Roh lahir dari kehidupan baru yang dilahirkan oleh Roh, yang terus bertumbuh oleh karena hidup di dalam Roh. Buah Roh melukiskan dalam diri kita pribadi Kristus dan pola hidup Kristen. Sebagaimana pekerjaan Roh Kudus selalu bersifat Kristosentris, yaitu berpusat dan berfokus kepada Kristus (Yoh 15:26; 16:14-15). J. Oswald Sander mengatakan, “Pelayanan Roh Kudus berpusat pada Kristus. Sama halnya dengan fungsi teleskop yang memperlihatkan, bukan dirinya sendiri, tetapi keagungan sesuatu seluas batas pandang.” Demikian Roh Kudus tidak hanya memimpin orang percaya kepada seluruh kebenaran Kristus (Yoh 16:13), melainkan juga memampukan, melengkapi dan memimpin orang kepada keserupaan dengan Kristus, yang ditandai dengan mekarnya keindahan buah Roh di dalam hidupnya (bdk Flp 3:10; Rm 8:29; Ef 4:13; 1 Yoh 3:2). Samuel Chadwick menyatakan ulang uraian tentang buah Roh sbb: “Buah Roh adalah sikap kasih sayang yang penuh cinta; jiwa yang penuh sukacita dan damai sejahtera; pikiran dan kelakuan yang sabar; sabar dalma mengendalikan diri ketika dihasut dan diperdaya orang lain; simpatik dan bersedia menolong dengan bijaksana; murah hati dalam pertimbangan; setia dan dapat dipercaya dalam situasi apapun; rendah hati dalam penyangkalan diri demi sukacita orang lain; dala segala hal mampu menguasai diri sebagai perwujudan akhir dari penyempurnaan diri. “.

APLIKASI KEHIDUPAN

M

Kendala apa yang Anda hadapi di dalam membangun kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus ?

U

Dari 9 rasa karakter buah Roh, manakah yang saat ini paling dominan dan menonjol bertumbuh dalam diri Anda ?

R

Bagaimana caranya agar komunitas orang percaya menjadi wadah yang efektif dimana setiap anggota CG mengalami pertumbuhan rohani ?

I

Langkah-langkah konkrit apa yang dapat Anda lakukan, agar setiap anggota keluarga menyadari pentingnya kehidupan yang berbuah ?

D

Sudahkah hidup Anda menunjukkan sebuah kesaksian hidup yang telah berubah dan berbuah ? Apa contohnya, sharingkanlah dalam CG Anda ?

SALING MENDOAKAN

Akhiri Care Group Anda dengan saling mendoakan satu dengan yang lain

TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya

~ Amsal 15:29

Visi GII Hok Im Tong
Menjadi sebuah gereja yang berkenan di hati Tuhan, mempersembahkan yang terbaik bagiNya, mencapai kualitas dan kuantitas pelayanan yang berkembang, agar dalam dinamika dapat menggerejakan keluarga dan mengkeluargakan gereja bagi kemuliaan Allah.
Rekening Persembahan
BCA
514.003.0700 a/n GII Gardujati
CIMB Niaga
205.01.00018.00.1 a/n GII Hok Im Tong
OCBC NISP
073.800.00005.8 a/n Gereja Injili Indonesia
Sekretariat
Jl. Gardujati no. 51
Bandung 40181
Tel. (022) 6015276
Fax. (022) 6015275
Email: gii@hokimtong.org
Website: http://hokimtong.org
©2017 GII Hok Im Tong