Renungan

Tanggal: 18 Aug 2017
Ayat Alkitab: Nehemia 2:1-8

Tangan Allah dan Tangan Manusia

Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku. Nehemia 2:8b

Kita sepakat bahwa Nehemia adalah seorang saleh. Hubungannya sangat dekat dengan Tuhan. Kita sudah belajar bagaimana kehidupan doanya. Namun, mungkin ada pengamatan yang terlewatkan sebagian orang Kristen, yaitu tentang kegigihan usahanya.

Ketika ketahuan bersedih dan raja menanyakan keinginannya, Nehemia tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk meminta sesuatu. Yang pertama tentu saja izin untuk melihat kotanya. Kedua, ia meminta dokumen yang diperlukan untuk memperlancar perjalanannya. Tidak berhenti di situ, ia juga meminta dukungan logistik untuk pembangunan kembali tembok itu. Jelas, ini bukan sesuatu yang tercetus begitu saja, tetapi sesuatu yang sudah dirancang baik oleh Nehemia. Sesampai di Yerusalem pun ia langsung mengadakan survei dengan teliti. Ia juga mengidentifikasi siapa kawan, siapa lawan. Dengan cepat ia tahu bahwa Sanbalat dan Tobia akan menjadi kerikil dalam sepatunya.

Ayat emas di atas menggambarkan dengan jelas kehadiran tangan Allah dan tangan manusia dalam karya Nehemia. Ia merencanakan dan melakukan yang terbaik, tetapi di sisi lain, ia jelas mendeklarasikan bahwa tangan Tuhan-lah yang melindunginya. Nehemia 2:20 bahkan lebih tegas lagi: “Allah semesta langit, Dialah yang membuat kami berhasil! Kami, hamba-hamba-Nya, telah siap untuk membangun.” Dua komponen itu: tangan Allah dan tangan manusia kembali muncul.

Ada kalimat bijak mengatakan, “Do your best and God will take the rest”.

Dulu saya kira pemikiran ini benar, tetapi setelah saya renungkan kembali, kalimat itu memberi kesan bahwa saya berjalan dulu, berusaha dulu, nanti selebihnya Tuhan yang akan turun tangan. Kata “will” atau “akan” memberi kesan bahwa usaha kita mendahului karya Allah. Saya percaya tidaklah demikian. Tangan manusia dan tangan Allah bekerja simultan. Kita tidak bisa mengatakan aku berusaha sebaik-baiknya, nanti Tuhan Yesus selesaikan selebihnya. Janganlah beriman naif dengan menyerahkan segala sesuatu ke dalam tangan Yesus dan kita menunggu saja Dia bertindak. Tindakan itu lebih merupakan tindakan mencobai Tuhan alih-alih beriman kepada Yesus.

SAAT ANDA BEKERJA BERSAMA YESUS, TANGAN-NYA AKAN TURUN BEKERJA MEMBANTU TANGAN ANDA MENYELESAIKAN SETIAP PERMASALAHAN.


Lihat Arsip Renungan
Karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat

~ Amsal 3:32

Visi GII Hok Im Tong
Menjadi sebuah gereja yang berkenan di hati Tuhan, mempersembahkan yang terbaik bagiNya, mencapai kualitas dan kuantitas pelayanan yang berkembang, agar dalam dinamika dapat menggerejakan keluarga dan mengkeluargakan gereja bagi kemuliaan Allah.
Rekening Persembahan
BCA
514.003.0700 a/n GII Gardujati
CIMB Niaga
205.01.00018.00.1 a/n GII Hok Im Tong
OCBC NISP
073.800.00005.8 a/n Gereja Injili Indonesia
Sekretariat
Jl. Gardujati no. 51
Bandung 40181
Tel. (022) 6015276
Fax. (022) 6015275
Email: gii@hokimtong.org
Website: http://hokimtong.org
©2017 GII Hok Im Tong