Renungan

Tanggal: 14 Dec 2017
Ayat Alkitab: Lukas 6:46-49

Aktif atau Pasif?

Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Lukas 6:49

Ada kalimat yang sering didengar orang Kristen saat beribadah: “Berbahagialah orang yang mendengar, merenungkan, dan melakukan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari”. Sayangnya, ternyata tidak semua orang Kristen melakukan firman Tuhan. Banyak orang berseru nama Tuhan, tetapi tidak melakukannya (ay. 46).

Tuhan Yesus mengajarkan dua tipe pendengar. Pertama, Pendengar Aktif, yaitu jenis yang mendengar dan melakukannya. Sedangkan yang kedua adalah Pendengar Pasif, yaitu mereka yang mendengar tetapi tidak melakukannya. Kita mulai membahas dengan Pendengar Pasif. Yesus menyamakan pendengar ini seperti orang yang membangun rumahnya di atas pasir. Dasar yang lembek, rapuh, dan mudah digoyang sehingga sewaktu-waktu datang air bah yang luar biasa lebatnya, hasilnya rumah itu akan segera roboh. Yesus menyebutnya sebagai orang bodoh (Mat. 7:26). Selanjutnya adalah Pendengar Aktif, yaitu mendengar dan melakukannya, inilah yang Yesus kehendaki. Pendengar ini tahu apa yang paling penting ketika mendirikan rumah, apa yang dapat membuatnya tetap teguh berdiri. Sekalipun jenis masalahnya adalah sama yaitu air bah, kemudian datang banjir, tetapi hasil akhirnya berbeda dari keduanya. Yang satu berdiri kokoh, yang satu roboh dan rusak. Mana yang lebih penting, mendengar atau melakukan firman Tuhan?

Keduanya penting, kita tidak bisa melakukan tanpa mendengar, sebaliknya mendengar tanpa melakukan adalah sia-sia. Jadi mendengar dan melakukan firman adalah hal yang sama-sama penting dan saling terkait. Kalau hanya berhenti di telinga, tapi tidak turun ke hati dan diterapkan dalam hidup maka akan sia-sia.

Memori manusia sangatlah terbatas. Banyak hal yang kita lupakan, tetapi hal itu justru jarang mendorong kita untuk mendengarkan dan mencatat firman lebih sungguh lagi. Bukankah banyak khotbah yang telah kita dengar, kemudian jarang kita ingat dan lakukan? Kadang khotbah itu tertinggal digereja, keluar gedung gereja sudah amnesia, tidak ingat sedikit pun khotbahnya. Kalau sudah demikian, bagaimana berharap bisa melakukan firman Tuhan itu. Ujung-ujungnya tidak mengalami perubahan apa pun. Tuhan Yesus mau kita menjadi murid Kristen yang serius, bukan orang Kristen ikut-ikutan saja. Jadilah Pendengar Aktif.

BUANGLAH SIFAT-SIFAT BURUK DALAM DIRI ANDA DENGAN MEMBACA DAN MENERIMA FIRMAN TUHAN DI DALAM HATI.


Lihat Arsip Renungan
Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah bergantung daripada kekayaannya itu.

~ Lukas 12:15

Visi GII Hok Im Tong
Menjadi sebuah gereja yang berkenan di hati Tuhan, mempersembahkan yang terbaik bagiNya, mencapai kualitas dan kuantitas pelayanan yang berkembang, agar dalam dinamika dapat menggerejakan keluarga dan mengkeluargakan gereja bagi kemuliaan Allah.
Rekening Persembahan
BCA
514.003.0700 a/n GII Gardujati
CIMB Niaga
205.01.00018.00.1 a/n GII Hok Im Tong
OCBC NISP
073.800.00005.8 a/n Gereja Injili Indonesia
Sekretariat
Jl. Gardujati no. 51
Bandung 40181
Tel. (022) 6015276
Fax. (022) 6015275
Email: gii@hokimtong.org
Website: http://hokimtong.org
©2017 GII Hok Im Tong