Caregroup umum

Yang tak pernah pudar (advent 1: hope)

EKSPRESI PRIBADI

Dalam filsafat agama, ada satu paham yang disebut Deisme. Deisme mengajarkan bahwa Tuhan menciptakan dunia, meletakkan hukum-hukum alam dan kemudian meninggalkannya. Dia tidak pernah lagi terlibat dalam dunia ciptaan-Nya. Dengan kata lain, alam berjalan sendiri. Manusia harus mengandalkan akalnya untuk dapat bertahan hidup. Deisme dapat digambarkan seperti pembuat jam mekanik. Ia merakit setiap komponen, memutar pegas jam itu, membiarkannya berjalan sampai suatu saat berhenti.

Diskusikan dalam kelompok, apakah Deisme itu sesuai/bertentangan dengan iman Kristen? Dalam hal apa Anda setuju/tidak setuju?

EKSPLORASI FIRMAN

Konteks kitab Yeremia adalah kerajaan Yehuda yang sedang di bawah ancaman kerajaan Babel. Pada akhirnya, kerajaan Yehuda dikalahkan, bait Allah dihancurkan dan orang-orang Israel dibuang ke Babel. Pada masa-masa kritis sebelum pembuangan itulah Nabi Yeremia bernubuat. Berita utama yang disampaikan Yeremia adalah deklarasi penghukuman bagi Yehuda dan seruan pertobatan. Ketika menerima firman Allah yang kemudian dinubuatkannya (pasal 33), Yeremia sedang dalam penjara. Kondisi yang tentu tidak menyenangkan. Namun berita yang disampaikan Yeremia penting bagi umat yang sedang dalam keputusasaan karena kekalahan yang sudah di depan mata.

Ada beberapa hal yang dapat dipelajari dari pasal ini tentang sifat Allah, karya-Nya dan sikap kita.

  1. Allah adalah Allah yang berkuasa
    Dia adalah Allah “yang telah menjadikan bumi dengan membentuknya dan menegakkannya” (ay.2). Bertentangan dengan Deisme, Allah tidak pernah meninggalkan dunia dan manusia ciptaan-Nya (bdk. Yes 49:15). Kata “menegakkan” berarti menopang, tidak membiarkan goyah, miring atau rubuh. Allah serius dan terus memerhatikan dan memelihara dunia. Allah tidak pernah berdiam diri tetapi aktif berkarya. Ungkapan dalam bahasa Jawa dengan tepat menyatakan hal ini: Gusti ora sare (Tuhan tidak tidur, bdk. Mzm 121:3-4).
  2. Allah adalah Allah yang berjanji dan bertindak
    Ia berjanji akan memberi kelepasan bagi umat-Nya. Bahkan sebelum mereka dibuang ke Babel, Allah sudah berjanji akan membalikkan nasib mereka. Kepastian kesetiaan Allah adalah sepasti terbit dan terbenamnya matahari (ay.25). Ay.15-17 adalah nubuat Mesianik, nubuat tentang keturunan Daud yaitu Yesus Kristus yang akan “akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri” (ay.15). Kelahiran Yesus di Betlehem adalah awal penggenapan nubuat itu. Kelak keadilan dan kebenaran yang sempurna akan digenapi ketika Ia datang kembali kedua kalinya.
  3. Berharap, percaya dan berseru kepada-Nya
    Keadaan kita hari ini mungkin seperti orang Israel. Kita dalam keadaan terancam, tidak merasa ada damai. Hoaks menggelisahkan kita. Mungkin ada orang yang merasa putus asa dengan keadaan ini. Akan tetapi, Tuhan menghendaki kita tetap percaya kepada janji-Nya dan hidup dalam pengharapan yang dinyatakan-Nya. Berpengharapan artinya memandang masa depan secara positif, melihat kesempatan di balik tantangan, melihat sisi terang dari kehidupan. Di dalam pengharapan itu, kita tak putus-putusnya berseru kepada-Nya. Hidup ini belum selesai. Hidup kita masih berproses. Kita hidup dalam dunia yang sudah jatuh ke dalam dosa. Pekerjaan Allah memulihkan dunia belum selesai. Oleh karena itu, jangan berputus asa jika hari ini keadaan Anda masih belum membaik. Nantikan "hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui" dinyatakan kepada kita. Nantikan dengan sabar dan tegar. Saatnya akan tiba ketika Tuhan menyempurnakan kehidupan kita. Dia bersama kita. Dia aktif berkarya. We must accept finite disappointment, but never lose infinite hope (Kita harus terima kekecewaan yang terbatas, tetapi jangan pernah kehilangan harapan yang tidak terbatas--Martin Luther King, Jr.) [BSB]

APLIKASI KEHIDUPAN

(PROFIL MURID : KRISTUS, KARAKTER, KOMUNITAS, KELUARGA & KESAKSIAN)

profil murid

Pendalaman

Baca kembali pasal 33, temukan dan catat janji-janji apa saja yang dinubuatkan Yeremia tentang orang Israel. Janji apakah yang "kena" dengan kehidupan Anda hari ini ?

Penerapan

Situasi apa yang Anda alami saat ini yang membuat Anda merasa susah dan cemas hati? Bagaimana caranya Anda tetap berpengharapan kepada Allah ?

SALING MENDOAKAN

Akhiri Care Group Anda dengan saling mendoakan satu dengan yang lain.