365 renungan

Ditinggalkan tapi bersukacita (3)

Lukas 24:50-53

Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
- Efesus 1:23

Hari ini kita akan belajar tentang berkat ketiga dari kenaikan Tuhan Yesus ke sorga.

Berkat ketiga adalah Tuhan Yesus menjamin kemenangan dan keadilan bagi kita karena Dia memerintah atas segala sesuatu termasuk musuh-musuh-Nya. “dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya.” (Ibr. 10:14). Segala sesuatu takluk kepada-Nya, termasuk segala yang jahat. Sekarang ini, ketidakadilan masih mendapat ruang dan kesempatan sebab Tuhan belum menjadikan langit dan bumi yang baru. Kita masih diam dalam dunia yang sama dengan dunia ketika Adam jatuh ke dalam dosa.

Umat Tuhan sekarang ini mengalami penindasan di mana-mana. Dari sekadar penindasan verbal (misalnya ejekan atau hinaan kepada Yesus) sampai persekusi fisik. Anda merasa penindasan kok tidak ada selesainya. Hukum pun seringkali tidak berpihak kepada yang benar. Percayalah, satu saat pasti akan selesai. Jika tidak selesai pada masa sekarang ini, nanti ketika Tuhan Yesus datang kedua kalinya, Dia akan menegakkan keadilan dan kebenaran. Orang jahat tidak akan bebas berbuat jahat selamanya. Ada masanya mereka akan selesai (bdk. Mzm. 73:18). Untuk sesaat, orang yang berbuat jahat dan menindas umat pilihan Allah kelihatannya bebas, tetapi nanti mereka semua akan ditaklukkan di bawah kaki Tuhan Yesus. Jangan merasa dunia ini tidak adil. Memang dunia sekarang ini tidak adil. Keadilan baru akan hadir ketika Yesus datang kembali.

Saat Anda mengalami ketidakadilan dari orang yang memusuhi Anda, tetaplah tenang. Saran saya, jangan koar-koar sana-sini. Jangan salahkan siapa-siapa apalagi “menuduh” Allah tidak adil. Datanglah ke hadapan Allah, minta keadilan dari-Nya. Jangan minta pertolongan dari atau bersandar kepada aparat hukum, orang yang berkuasa atau backing-backing lainnya. Hanya Tuhan Yesus yang sanggup membela Anda dengan benar, tepat, dan pada waktu-Nya. Dia punya banyak cara untuk membela Anda.

Refleksi Diri:

  • Bentuk ketidakadilan apa yang pernah Anda alami sebagai orang Kristen? Bagaimana sikap Anda menghadapinya?
  • Setelah mengetahui kebenaran di atas, bagaimana Anda akan bersikap sekarang?