365 renungan

Iri dan sakit hati

Ayub 5:1-7

Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.
- Ayub 5:2

Saya garis bawahi kata-kata pada ayat di atas yah... Perhatikan kata-kata berikut: “bodoh-bebal”, “bunuh-mati”, dan “sakit hati-iri hati”. Ada pengulangan jenis dan bentuk kata yang menegaskan bahwa kita jangan iri dan sakit hati karena itu hanya dilakukan oleh orang yang bodoh dan bebal, dan akibatnya bila dilakukan bisa membunuh dan membawa kematian.

Anda dan saya bisa sakit hati, bisa panas hati dan iri hati. Tapi ingat, jangan mau dikuasai perasaan-perasaan tersebut. Itu adalah suatu kebodohan. Sikap-sikap itu adalah sikapnya orang bebal. Kalau kita membiarkan diri dikuasai oleh iri hati, hati-hati ada bahaya menanti yang bisa membawa pada kematian.

Coba kita ingat kisah Kain dan Habel? Apa yang menyebabkan Kain membunuh adiknya sendiri? Iri hati! Iri dan sakit hati bisa menggerogoti kasih kita. Anda yang kurang kasih, mulai hari ini stop punya iri dan sakit hati. Iri hati itu membusukkan tulang (Ams. 14:30). Jadi bisa dikatakan, kalau ingin mencegah tulang keropos dan busuk, bukan dengan makan kolang-kaling, susu atau kalsium yah, hahaha…
obatnya adalah stop rasa iri dan sakit hati. Iri hati bisa membuat kekacauan. Sakit hati bisa membuat istri meracuni suami, anak bunuh ayah, suami gorok leher istri dan tindakan-tindakan jahat lainnya.

Hendaklah kita juga jangan menyimpan sakit hati. Dendam dan perasaan luka di hati, jika diingat-ingat tidak berfaedah sama sekali. Mengampuni adalah syarat mutlak untuk menghilangkan sakit hati. Untuk bisa mengampuni, ingat selalu akan kasih Tuhan Yesus yang sudah terlebih dahulu mengampuni dosa kesalahan kita yang sebetulnya kita tidak layak menerimanya.

Siapa di antara kita yang sedang iri dan sakit hati? Waspadalah! Jika perasaan itu muncul, iblis sudah menanti di depan pintu hati kita. Segeralah berdoa kepada Tuhan Yesus, mencari pertolongan-Nya supaya tidak dikuasai iri dan sakit hati. Saya mah nggak mau iri hati dah.. mending saya buat sambal goreng hati atau bolu bentuk hati. Lebih asyik dan menyenangkan hati orang yang menikmatinya, hehehe...

Refleksi Diri:

  • Sadarkah Anda akan dampak yang mematikan dari iri hati? Kenapa?
  • Bagaimana tindakan Anda untuk menghilangkan sakit hati?