365 renungan

Lakon si aku

Keluaran 20:1-6

Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
- Keluaran 20:3

Pagi-pagi sekali aku sudah langsung dicari tuanku. Ke kamar mandi aku dibawa. Setiap kali jam makan aku diajak menemaninya. Aku jadi sumber kepanikan saat ketinggalan. Oh iya, satu tempat yang sering aku singgahi adalah cafe berlogo free-wifi. Aku juga rohani lho, suka ikut ibadah di gereja. Aku bisa membantu urusan pekerjaan tuanku atau menghiburnya kala bosan dengar khotbah dengan main games atau mengintip sosmed. Aku sangat disayang, ketika aku mulai lelah, tuanku berusaha sekuat tenaga mengisi kekuatan lagi. Saat malam tiba, tuanku tidak akan meninggalkanku. Aku disimpan di sebelah bantalnya. Betapa bahagianya aku. Dari pagi sampai malam, tuanku selalu memberikan perhatian penuh terhadapku.

Saya rasa pembaca sekalian sudah tahu siapakah aku? Ya, dialah smartphone (kita sebut HP saja). HP memang sangat membantu kita di era digital ini untuk berkomunikasi, mengurus berbagai hal, mendekatkan keluarga/teman di tempat yang jauh, memperlancar pekerjaan, dan masih banyak keunggulan lainnya.
Ironisnya, banyak dari kita justru kebablasan memanfaatkan HP sehingga kita menjadi sangat bergantung dan terikat pikirannya dengan HP, bahkan cenderung mendewakannya. Firman kita hari mengingatkan, “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku”, dalam bahasa aslinya, kata “padamu” menggunakan bentuk tunggal, yang berarti berkaitan dengan tiap pribadi. Ilah adalah sesuatu yang kita anggap sangat esensi dalam hidup, dimana kita tidak bisa hidup tanpanya.

Jangan sampai hubungan kita dengan Tuhan Yesus menjadi jauh dengan kehadiran HP. Manfaatkan HP untuk lebih mengenal Yesus, ada banyak aplikasi yang bisa membantu kita belajar firman Tuhan. Mengobrol dengan anak atau orangtua juga jauh lebih berharga daripada hanya mencari hiburan melalui HP. Jagalah diri kita supaya jangan mempergunakan HP untuk menikmati dosa. Kita tidak bisa pungkiri memang di zaman ini kita membutuhkan HP, tapi jangan sampai HP yang mengontrol kehidupan kita. Mari pergunakan teknologi untuk kemuliaan Tuhan.

Mungkin Anda membaca renungan ini juga di HP, nah itu bagus sekali!

Refleksi Diri:

  • Bagaimana aktivitas Anda selama ini dalam menggunakan HP? Apakah Anda dikuasai oleh HP atau oleh Tuhan?
  • Apa yang bisa Anda manfaatkan dari kemajuan teknologi yang bisa menjadi berkat bagi orang lain?