365 renungan

Move

1 Raja-raja 19:19-21

Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: “Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau.” Jawabnya kepadanya: “Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu.”
- 1 Raja-raja 19:20

Tuhan memakai Elia untuk memanggil Elisa, dan Elisa segera meresponi panggilan Tuhan itu. Ia tidak hanya diam menanggapi panggilan Allah, melainkan langsung bergerak. Perhatikan apa yang dilakukan Elisa, ia segera meninggalkan lembu yang sedang membajak ladangnya, lalu segera berlari mengejar Elia. Jika dibahasakan ulang, saat itu Elisa berkata, “Tuan, saya mau mengikuti engkau. Tapi saya mau pamitan dulu dengan kedua orangtua saya.” Elisa lalu menyembelih sepasang lembu dan memasaknya, kemudian membagi-bagikannya kepada para anak buahnya sebelum akhirnya mengikut Elia dan menjadi pelayan Tuhan. Apa yang bisa kita pelajari dari kejadian ini?

Pertama, Elisa tergerak akan panggilan Tuhan. Apakah Anda pernah digerakkan Tuhan untuk melakukan sesuatu dengan segera? Terkadang kita merasakan gerakan dari Tuhan tapi tidak menindaklanjutinya menjadi kenyataan. Saya pernah digerakkan Tuhan untuk membantu seorang sederhana yang selalu ada di pojokan jalan yang biasa saya lalui ketika mengantar anak sekolah. Sayangnya karena kebebalan saya, beberapa kali hati ini tergerak, tapi saya pikir nanti tunggu kesempatan yang tepat. Betapa menyesalnya saya karena ternyata kesempatan itu tak pernah datang. Orang tersebut meninggal dunia. Saya menyesal, muncul rasa berdosa kepada Tuhan karena telah mengabaikan-Nya. Pernahkah Anda mengalami hal serupa? Atau Anda merasa Tuhan tidak pernah menggerakkan hati Anda untuk berbuat sesuatu?

Kedua, setelah hatinya tergerak, Elisa langsung bergerak (move). Ia segera meninggalkan lembu-lembunya, mohon izin kepada Elia untuk pamitan kepada kedua orangtuanya, bahkan menyiapkan makanan sebagai tanda perpisahan yang indah dengan para anak buah dan orangtuanya. Lalu setelah semua itu dilakukan, Elisa baru mengikuti Tuhan.

Saudaraku, lihatlah keluarga Anda, perhatikan gereja Anda, amatilah negeri Anda, atau bahkan tengoklah sesama. Doakan semua itu dan tidakkah Anda digerakkan untuk mulai melakukan sesuatu dan memberikan dampak baik terhadap mereka? Jangan sampai kesempatan itu berlalu dan Anda hidup dalam penyesalan. Sekaranglah waktunya! Ayo jangan diam saja, bergeraklah!

Salam bergerak!

Refleksi Diri:

  • Bagaimana sikap Anda sekarang jika suatu saat Tuhan menggerakkan hati Anda untuk melakukan suatu tindakan yang memuliakan-Nya?
  • Setelah mengetahui kebenaran ini, siapkah Anda untuk segera bergerak saat Tuhan memanggil dan memberi kesempatan untuk Anda melakukan sesuatu?